Laman

Sabtu, 31 Januari 2015

Makanan Untuk Penderita Radang Sendi

Makanan Untuk Penderita Radang Sendi - Radang sendi dapat disebabkan dari kesalahan mengkonsumsi makanan. Salah dalam memilih makanan, justru akan menambah rasa nyeri.

Makanan Untuk Penderita Radang Sendi

Bagi penderita arthritis atau radang sendi parah yang sudah bergantung pada obat-obatan, sebenarnya Anda dapat beralih pada penyembuhan alami dengan mengatur menu makan. Berikut jenis makanan tepat untuk mengatasi radang sendi seperti berikut:

Rempah

Rasa nyeri dapat diatasi dengan konsumsi bawang putih dan jahe. Perbanyak bumbu rempah ini pada hidangan. Setalvad menyarankan Anda untuk rutin mengkonsumsi jahe untuk hasil signifikan. Selain bawang dan jahe, cengkeh dan kayu manis juga baik untuk meredakan nyeri.

Kacang

Jangan cemas dengan makanan yang mengandung banyak lemak, belum tentu lemak-lemak ini membahayakan tubuh. Lemak pada kacang mete, kenari, pistachio, biji bunga mathari, biji wijen, dan biji rami sangat baik untuk menenangkan persendian. Lemak ini memberi pelumas dan nutrisi pada sendi. Untuk lebih lebih amannya, gunakan minyak zaitun murni dalam proses memasak.

Gula dan garam

Gula tebu tidak dianjurkan untuk kesehatan sendi, untuk itu Anda dapat beralih pada madu sebagai pemanis minuman, atau gula kelapa. Selain gula, garam dapur juga kurang bersahabat bagi sendi karena mineralnya yang berkurang. Anda dapat menggantinya dengan garam air laut yang belum banyak diproses.

Untuk hasil yang lebih maksimal, kami menganjurkan pengobatan dengan menggunakan Ace Maxs, silahkan kunjung tautan berikut http://www.tokoobatku.com/obat-radang-sendi-herbal/

Jumat, 23 Januari 2015

Informasi Penyakit TBC

Penyakit TBC atau yang biasa dikenal dengan tuberkulosis merupakan suatu penyakit infeksi kronis / menahun dan menular yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium tuberklosa yang dapat menyerang pada siapa saja tanpa memandang usia dan jenis kelamin namun sesuai fakta yang ada bahwa penderita penyakit TBC lebih banyak menyerang pada usia produktif  yang berkisar antara usia 15 tahun – 35 tahun.


Udara merupakan media penyebaran bakteri mikobakterium tuberkulosa. Dalam penularan penyakit TBC, biasanya bakteri mikobakterium tuberkulosa terbawa pada saat penderita TBC batuk atau mengeluarkan dahak dan meludahkannya ke sembarang tempat. Jika bakteri ini sering masuk dan terkumpul di dalam paru-paru maka perkembang biakan bakteri ini akan semakin cepat terutama pada orang dengan daya tahan tubuh yang rendah, setelah terjadi infeksi maka akan dengan mudah menyebar melalui pembuluh darah atau kelenjar getah bening. Oleh sebab itulah infeksi TBC dapat menginfeksi hampir seluruh organ tubuh seperti: paru-paru, otak, ginjal, saluran pencernaan, tulang, kelenjar getah bening, dan lain-lain, meskipun demikian organ tubuh yang paling sering terkena yaitu paru-paru.

Tercatat di indonesia bahwa penyakit TBC ini ini terus berkembang setiap tahunnya dan hingga saat ini mencapai angka 250 juta kasus baru dan 140.000 diantaranya menyebabkan kematian. Dengan angka ini memposisikan Indonesia menjadi negara terbesar ketiga didunia untuk penderita penyakit TBC

Penyebab Penyakit TBC / Tuberklosis


Seperti yang telah disebutkan diatas bahwa Penyakit TBC / tuberklosis ini merupakan suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium tuberklosa. Bakteri ini berbentuk batang dan bersifat tahan asam sehingga dikenal juga sebagai Batang Tahan Asam (BTA). Selain karena bakteri sebagai penyebab utama, faktor lingkungan yang lembab, kurangnya sinar matahari pada suatu ruang dan kurangnya sirkulasi udara juga sangat berperan dalam penyebaran bakteri mikobakterium tuberklosa ini sehingga sangat mudah menjangkiti bagi orang yang hidup dalam kondisi lingkungan yang tidak sehat.

Gejala Penyakit TBC Umum


Gejala yang muncul bagi seseorang yang mengidap penyakit TBC adalah :
  • Mudah mengalami demam dengan demam yang tidak terlalu tinggi dan berlangsung lama
  • Sering berkeringat pada malam hari
  • Gampang terkena influenza dan bersifat hilang timbul
  • Menurunnya nafsu makan dan berat badan
  • Batuk-batuk selama lebih dari 3 minggu (dapat disertai dengan darah)
  • Perasaan lemah, lesuh & tidak enak (malaise)

Gejala Khusus Penyakit TBC

  • Tergantung dari organ tubuh mana yang terkena, bila terjadi sumbatan sebagian bronkus (saluran yang menuju ke paru-paru) akibat penekanan kelenjar getah bening yang membesar, akan menimbulkan suara “mengi”, suara nafas melemah yang disertai sesak.
  • Kalau ada cairan dirongga pleura (pembungkus paru-paru), dapat disertai dengan keluhan sakit dada.
  • Bila mengenai tulang, maka akan terjadi gejala seperti infeksi tulang yang pada suatu saat dapat membentuk saluran dan bermuara pada kulit di atasnya, pada muara ini akan keluar cairan nanah.
  • Pada anak-anak dapat mengenai otak (lapisan pembungkus otak) dan disebut sebagai meningitis (radang selaput otak), gejalanya adalah demam tinggi, adanya penurunan kesadaran dan kejang-kejang

Pencegahan Penyakit TBC


Mencegah penyakit tentunya akan lebih baik daripada mengobati. Dengan menjalankan pola hidup sehat dan menjaga lingkungan yang sehat merupakan kunci agar kita terhindar dari berbagai macam penyakit tak terkecuali dengan penyakit TBC.

Untuk itu sangat perlu menjaga lingkungan yang sehat seperti pengaturan syarat-syarat rumah yang sehat diantaranya luas bangunan rumah, ventilasi, pencahayaan dengan jumlah anggota keluarga, kebersihan lingkungan tempat tinggal. Melalui pemberdayaan keluarga sehingga anggota rumah tangga yang lain dapat turut serta dan berperan dalam melakukan pengawasan terhadap si penderita dalam minum obat. Sehingga tingkat kepatuhan penderita dalam minum obat sesuai dengan petunjuk medis.

Langkah-langkah pencegahan untuk meminimalisir penyebaran penyakit TBC / Tuberkulosis adalah sebagai berikut :
  1. Tidak meludah di sembarang tempat upayakan meludah pada tempat yang tarkena sinar matahari atau ditempat khusus seperti tempat sampah
  2. Menutup mulut pada waktu ada orang batuk ataupun bersin
  3. Jemur tempat tidur bekas penderita secara teratur karna kuman TBC akan mati bila terkena sinar matahari
  4. Jaga kesehatan badan supaya sistem imun senantiasa terjaga dan kuat
  5. Meningkatkan daya tahan tubuh dengan makan makanan yang sehat dan bergizi
  6. Hindari melakukan hal-hal yang dapat melemahkan sistem imunitas (sistem kekebalan tubuh), seperti begadang dan kurang istirahat
  7. Jaga jarak aman ketika berhadapan dengan penderita TBC
  8. Olahraga teratur untuk membantu menyehatkan tubuh
  9. Lakukan imunisasi pada bayi termasuk imunisasi untuk mencegah penyakit TBC
Artikel Terkait Lainnya :

Obat Tuberkulosis Alami
Pengobatan Herbal TBC

Kamis, 15 Januari 2015

Penyebab Kolesterol Tinggi

Penyebab kolesterol tinggi ~ Terdapat banyak faktor yang berbeda yang dapat menyebabkan kolesterol darah menjadi tinggi, termasuk diet, usia, riwayat keluarga dan kelompok etnis tertentu. Secara lebih rinci berikut penyebab kolesterol tinggi yang perlu kita waspadai:
kolesterol tinggi

Gaya hidup

Gaya hidup seseorang yang tidak sehat dapat meningkatkan resiko terkena kolesterol tinggi. Gaya hidup yang dimaksud antara lain:

Diet yang tidak sehat. Makan (diet) yang terlalu banyak lemak jenuh, lemak trans, dan kolesterol dapat menyebabkan kolesterol tinggi.
  • Lemak jenuh dan kolesterol terdapat dalam makanan yang berasal dari hewan, seperti daging, susu, kuning telur, mentega, dan keju.
  • Lemak trans ditemukan pada makanan yang digoreng dan makanan kemasan, seperti cookies, crackers, dan keripik.

Minum alkohol secara berlebihan. Minum alkohol yang banyak dan rutin dapat menjadi penyebab tingginya kolesterol dan trigliserida.

Merokok. Bahan kimia beracun dalam rokok yang disebut akrolein dapat menghentikan “kolesterol baik” (HDL) dalam mengangkut timbunan lemak ke hati, sehingga dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah (aterosklerosis).

Kurang olahraga. Orang yang jarang bahkan tidak pernah olahraga atau aktifitas fisik akan dapat meningkatkan kadar “kolesterol jahat” (low-density lipoprotein, atau LDL) dan menurunkan kolesterol baik (HDL = high-density lipoprotein)

Obesitas. Seseorang yang memiliki berat badan berlebih, cenderung memiliki kadar kolesterol LDL dan trigliserida yang tinggi, dan memiliki kadar kolesterol baik high-density lipoprotein (HDL) yang rendah.

Penyebab Kolesterol Tinggi yang Berupa Kondisi Medis atau Penyakit yang Mendasari
Seseorang dengan hipertensi atau tekanan darah tinggi dan diabetes melitus seringkali memiliki kadar kolesterol tinggi. Kondisi medis lainnya yang juga dapat menjadi penyebab tingginya kolesterol, antara lain:
  • Penyakit hati (liver)
  • Penyakit ginjal kronis
  • Kelenjar tiroid yang kurang aktif (Hipotiroidisme)
Jika kelainan atau penyakit di atas sudah diketahui, maka mengobatinya dapat membantu menurunkan kolesterol yang tinggi.

Faktor-faktor Penyebab Kolesterol Lainnya
Jika kita perhatikan beberapa faktor risiko penyebab kolesterol tinggi di atas dapat kita ubah, artinya bisa kita upayakan untuk mengubahnya sehingga menurunkan risiko. Namun ternyata ada faktor risiko lain yang tidak dapat diubah atau kita sebut sebagai faktor tetap, antara lain:

Riwayat keluarga dengan penyakit jantung atau stroke di usia muda. Seseorang lebih mungkin memiliki kolesterol tinggi jika memiliki kerabat dekat yang memiliki penyakit jantung koroner atau stroke di usia muda yakni sudara laki-laki (ayah atau saudara laki-laki lainnya) yang berusia di bawah 55 tahun atau saudara perempuan (ibu atau saudara perempuanlainnya) yang berusia di bawah 65 tahun.

Riwayat keluarga dengan penyakit yang terkait kolesterol, misalnya jika kerabat dekat, seperti orang tua, saudara atau saudari, memiliki penyakit yang disebut hiperkolesterolemia familial.

Faktor Genetika . Hiperkolesterolemia familial adalah istilah medis untuk keluarga yang memiliki kadar kolesterol tinggi. Hal ini tidak disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat, tetapi disebabkan oleh genetika (udah dari sononya).

Umur . Setelah seseorang mencapai usia 20 tahun, kadar kolesterol secara alami akan mulai meningkat. Semakin tua seseorang, maka akan semakin besar kemungkinan terkena penyempitan dan pengerasan pembuluh darah arteri ( aterosklerosis ) karena kolesterol.

Obat-obatan. Beberapa obat tertentu dapat menjadi penyebab kolesterol tinggi, terutama trigliserida dan membuat HDL menjadi rendah. Obat-obatan tersebut antara lain: diuretik thiazide, beta-blocker, estrogen, dan kortikosteroid.

Setelah mengetahui beberapa faktor penyebab kolesterol tinggi, maka akan memudahkan kita dalam berusaha menurunkannya. Semoga bermanfaat.

Senin, 12 Januari 2015

Kebiasaan Yang Menyebabkan Stroke

Kebiasaan yang menyebabkan stroke ~ Jumlah penderita penyakit stroke di Indonesia setiap tahunnya terus bertambah, hal itu dipengaruhi oleh beberapa faktor dan salah satunya kebiasaan buruk atau pola hidup yang buruk dari kebanyakan orang indonesia. Di artikel ini mari kita bahas, apa-apa saja kebiasaan buruk penyebab stroke ini.




Berikut adalah kebiasaan buruk yang menyebabkan penyakit stroke, diantaranya:

1. Pola makan yang buruk
Orang Indonesia sangat suka makan makanan tinggi karbohidrat yang menyebabkan kasus diabetes meningkat, juga sangat menggemari makanan berlemak terutama gorengan, jeroan dan daging-dagingan. Makanan tinggi lemak bisa memicu hiperlipidemia (tingginya kadar lemak atau lipid dalam darah) dan kolesterol tinggi, yang merupakan faktor risiko stroke. Dan yang tak kalah banyaknya adalah konsumsi banyak garam yang menyebabkan hipertensi (tekanan darah tinggi), yang juga salah satu faktor risiko stroke.

2. Kurang olahraga
Aktivitas yang sangat rendah ini juga jadi kebiasaan buruk yang menyebabkan stroke.

3. Stres
Stres yang berhubungan dengan masalah pribadi, keluarga atau pekerjaan dapat mengganggu metabolisme yang nantinya meningkatkan tekanan darah sehingga memicu stroke. Setiap orang memang memiliki beban hidup masing-masing, namun sebaiknya atasi stres dengan cara yang tepat sebelum menimbulkan masalah pada kesehatan, misalnya dengan berlibur atau melakukan kegiatan menyenangkan lainnya.

4. Rokok
Merokok terbukti meningkatkan risiko stroke dan gangguan pembuluh darah lainnya 2-3 kali lipat. Hal ini menjadi lebih nyata pada penderita hipertensi dan diabetes. Merokok menimbulkan pengerasan pembuluh darah dan memicu timbunan plak dalam pembuluh darah. Hal ini terbukti bagi perokok aktif maupun pasif. Rokok dan alkohol adalah penyebab timbulnya stroke.

Sekian dulu dari kami, semoga informasi yang terkandung di dalam artikel ini dapat membantu Anda dan semoga bagi Anda yang menderita penyakit stroke cepat sembuh. Terimakasih banyak.

Baca juga artikel obat penyakit stroke herbal

Minggu, 11 Januari 2015

Faktor Makanan Penyebab Asam Urat

Faktor makanan penyebab asam urat ~ Salah satu faktor penyebab asam urat adalah makanan yang mengandung zat purin yang tinggi, karena itulah, bagi Anda penderita penyakit asam ura,t sebisa mungkin harus menjauhi pantangan-pantangan sebagai berikut.

Faktor Makanan Penyebab Asam Urat


asam urat


Bagi Anda penderita asam urat, hindarilah daftar makanan-makanan berikut dibawah ini:
  • Makan jeroan: hati, otak, babat, ginjal, limpa, usus, dan paru.
  • Daging: daging sapi, daging kuda, daging kambing
  • Ekstrak daging: dendeng dan abon
  • Seafood: kepiting, cumi-cumi, kerang, sotong, remis, ikan sarden, ikan teri, tiram, udang.
  • Bebek: Kalkun dan angsa
  • Makanan kaleng: sarden, kornet sapi dll.
  • Buah-buahan: nanas dan durian
  • Sayuran: Bayam. buncis, kembang kol, jamur, daun pepaya, daun singkong, kangkung dan asparagus.
  • Kacang-kacangan: kacang tanah, tauge, kacang hijau, melinjo, emping, kacang kedelai termasuk
  • Kedelai olahan seperti tempe, susu kedelai, oncom dan tauco.
  • Makanan gorengan: makanan yang di  masak dengan mentega atau margarin, makan bersantan.
  • Makanan yang mengandung lemak dan protein tinggi
  • Keju, kaldu, kuah daging yang kental, es krim, air kelapa dan telur.
Nah itulah daftar makanan yang merupakan faktor penyebab terjadinya asam urat. Demikian yang bisa saya sampaikan diartikel kali ini, semoga dapat membantu. Terimakasih !!

Baca juga artikel mengenai pengobatan herbal asam urat

Faktor Penyebab Ambeien

Faktor penyebab ambeien pada masing-masing orang tidak sama. Ada yang memiliki faktor resiko tinggi ada juga yang memiliki faktor resiko rendah. Namun yang pasti selama faktor resiko tersebut tidak di ketahui dan di jalankan dengan baik, maka kemungkinan terkena penyakit ambeien adalah sangat besar. Berikut ini adalah beberapa faktor resiko penyakit ambeien yang patut di ketahui oleh siapa saja yang tidak ingin menderita wasir.

Faktor Resiko Penyakit Ambien

faktor resiko ambeien

Faktor-faktor resiko penyakit wasir antara lain adalah:
  • Terlalau banyak duduk atau terlalu banyak berdiri
  • Kebiasaan mengejan terlalu kuat saat BAB
  • Kebiasaan menahan BAB maupun BAK
  • Faktor keturunan
  • Diare dalam waktu lama
  • Konstipasi, sembelit dan susah BAB
  • Kurang mengkonsumsi makanan berserat
  • Terlalu sering mengangkat beban berat
  • Kehamilan
Itulah faktor resiko penyakit ambeien yang bisa saya sampaikan di artikel kali ini, semoga dapat membantu dan bermanfaat. Terimakasih sudah berkunjung.

Baca juga post mengenai obat ambeien herbal

Penyebab Keputihan Tak Normal

Penyebab Keputihan Tak Normal ~ Kebersihan organ intim harus terjaga dengan baik. Apabila tidak terawat dengan baik tentunya akan menimbulkan masalah yang seringkali ditandai dengan keluarnya keputihan abnormal. Dalam keadaan tidak normal, cairan keputihan dapat berubah menjadi kental, berwarna putih, kekuningan, keabuan sampai kehijauan. Baunya juga berbeda-beda, dapat tanpa bau atau berbau seperti telur busuk atau anyir seperti ikan mentah.

keputihan


Perubahan dalam keseimbangan bakteri dalam vagina bisa mempengaruhi warna, bau dan juga tekstur dari keputihan. Berikut ini ada beberapa kondisi yang bisa menyebabkan perubahan keseimbangan bakteri maupun kadar (pH) asam vagina:

  1. Penggunaan antibiotik maupun streoid cukup lama sehingga menyebabkan bakteri “baik” penjaga pH vagina mati dan jamur tumbuh subur.
  2. Vaginosis bakterial, merupakan infeksi bakteri yang sering terjadi pada wanita hamil ataupun pada wanita yang memiliki banyak pasangan seksual.
  3. Pemakaian pil KB karena keseimbangan hormon terpengaruh dan terjadi ketidakseimbangan pH.
  4. Kanker serviks.
  5. Klamidia, gonorea, yang merupakan infeksi menular seksual.
  6. Diabetes tidak terkontrol sehingga kadar gula yang tinggi menyebabkan adanya gula dalam urin dan darah dan mengakibatkan bakteri tumbuh subur.
  7. Penggunaan sabun pencuci vagina karena mengganggu keseimbangan pH vagina.
  8. Infeksi panggul setelah operasi.
  9. Penyakit radang panggul.
  10. Trikomoniasis, infeksi parasit yang biasanya dikarenakan hubungan seks yang tidak aman.
  11. Atrofi vagina, penipisan dan kekeringan dinding vagina karena menopause.
  12. Vaginitis, merupakan kondisi peradangan dan iritasi sekitar vagina.
  13. Infeksi jamur.
Itulah penyebab terjadinya keputihan tak normal yang akan membahayakan. Karena itu kita harus senan tiasa menjaga kesehatan organ intim. Sampai disini yang bisa saya bagikan diartikel kali ini semoga dapat membantu, terimakasih.

Baca juga obat herbal keputihan